Bagaimana Mempersiapkan Masa Pensiun Saya?
Suatu hari sahabat
saya menelpon saya, katanya wah perusahaan di mana saya bekerja mengalami
pailit sehingga perusahaan melakukan pemangkasan pegawainya dan saya merupakan salah satu karyawan yang
diminta mengundurkan diri. Jujur saya sangat sedih menerima berita ini, saya
tidak siap menghadapi masa depan saya, bagaimana saya memenuhi kewajiban saya
sebagai kepala keluarga untuk menafkahi keluarga saya? Sedangkan penghasilan
yang diterima pas-pasan saja, tidak ada sisa untuk ditabung. Hal ini wajar dan mungkin
dapat terjadi dalam hidup kita,lalu apa yang harus kita lakukan untuk
mengantisipasi akan hal ini?
Pertama, Kita harus
memiliki kemampuan dalam mengelola dana/uang
yang dimiliki supaya semakin bertambah dan terus bertambah banyak.
Caranya yang paling sederhana kita harus
menyisihkan sebagian dari penghasilan kita untuk ditabung sedikit demi sedikit,
maka kelak saat usia pensiun kita sudah punya cukup dana untuk dinikmati di
hari tua kita. Selain itu juga ada dana darurat yang kita siapkan jika
sewaktu-waktu ada keluarga yang sakit dan harus masuk RS. Sisanya jika ada
barulah kita mulai merencanakan untuk melakukan investasi.
Kedua, lakukan
investasi. Sebelum kita melakukan investasi maka kita harus menentukan terlebih
dahulu tujuan yang kita kehendaki dari investasi tersebut. Tujuan dapat dibuat
sederhana, misalnya:
·
Saya mau pensiun dari pekerjaan
saya di kantor pada usia 55 tahun dan memiliki uang Rp 1 milliar.
·
Saya mau berangkat haji di usia 45
tahun dan memiliki uang Rp 500 juta
·
Saya mau keliling dunia di usia 50
tahun dan memiliki uang Rp 1 miliar.
Hal ini terlihat
sederhana tapi pada saat kita gagal menentukan tujuan maka kita sebenarnya
sedang menuju kegagalan. Ibarat ingin liburan ke luar kota tapi tidak tahu
harus ke mana, tinggal di mana, dananya cukup atau tidak, dan sejenisnya.
Setelah tujuan ditentukan maka kita harus bertindak/ action atas tujuan yang
kita tetapkan.
Lalu tentukan
instrumen apa yang kita pakai untuk mencapai tujuan tersebut. Ada begitu banyak
kendaraan investasi/instrumen investasi yang tersedia di bank-bank.Tinggal kita
mau atau tidak untuk melakukan action
saat menggunakannya.
Ada beberapa
alternatif instrumen investasi yang ditawarkan
seperti deposito, emas, reksadana dan ORI.
Jadi jika kita mau punya uang Rp 1 miliar saat pensiun nanti, maka kita
harus menggunakan instrumen investasi apa? Menabungnya berapa lama? Dan berapa
nilai uang kita nanti saat pensiun tiba (future
value). Asumsi kita mulai investasi pada usia 30 tahun dan ingin memiliki
uang Rp 1 miliar nilai sekarang saat usia pensiun 50 tahun. Untuk mencapai
target tersebut kita harus rutin menabung setiap bulan selama 20 tahun di
produk yang tepat dengan nilai Rp 350.000/bulan. Setelah 20 tahun menabung maka
investasi yang dipunyai adalah senilai lebih dari Rp 5 miliar atau setara
dengan Rp 1 miliar nilai saat ini.
Yang tak kalah
pentingnya adalah memiliki proteksi pribadi di luar yang diberikan oleh
perusahaan melalui asuransi rekanan. Proteksi asuransi bukanlah pengganti jiwa
dan nyawa kita. Namun akan sangat beruntung bila nilai ekonomis yang dimiliki
bisa dilindungi. Hal ini akan mengalihkan risiko ke pihak lain yang mau
membayar seharga nilai ekonomis yang kita inginkan. Mempunyai proteksi sifatnya
wajib dan dengan demikian akan menjauhkan kita dari kesusahan di hari tua saat
perusahaan tidak membayar fasilitas kesehatan, di saat harga obat, biaya hidup,
dan nilai kesehatan berlipat-lipat mahalnya. Proteksi wajib dimiliki karena
akan melindungi kita dari risiko yang tidak pernah diinginkan tapi tidak bisa
dihindari.
Logikanya, semakin
tinggi jabatan, semakin besar gaji, semakin banyak komisi, maka semakin kita
membutuhkan asuransi yang melindungi nilai ekonomis diri kita. Untuk mengetahui
besar dan kebutuhan proteksi asuransi, maka kita dapat menghubungi Investment
specialist.
Selamat mencoba!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar